Penandatangan Pakta integritas pegawai Kantor Kecamatan Mranggen

Senin, 29 Januari 2018 di saksikan langsung oleh camat mranggen Bapak Wiwin Edi Widodo S.Sos, MM penandatanganan pakta integritas pegawai kantor kecamatan mranggen di laksanakan setelah apel pagi. Dengan harapan kinerja pegawai kecamatan mranggen terus meningkat dari tahun ke tahun, penandatangan ini bukan hanya sebagai ajang tanda tangan di atas kertas untuk selama setahun kedepan tapi bukti bahwa pegawai kecamatan mempunyai target dalam bekerja.

Dalam sambutannya, camat mranggen berpesan kepada seluruh pegawai kecamatan mranggen bahwa kita semua mempunyai tanggung jawab yang besar ketika menandatangani pakta intergritas tersebut. “ketika kita menandatangi perjanjian kerja tersebut, maka tubuh kita, raga kita serta pikiran kita selama setahun kedepan hanya untuk Negara dan masyarakat” tambah camat mranggen dalam sambutanyya. Pegawai yang menandatangani adalah Sekretaris kecamatan mranggen dan seluruh pejabat structural kantor kecamatan mranggen.

Peresmian Pasar Waru

Selasa,23 Januari 2018, di hadiri langsung oleh Bapak Ahmad Erani Yustika selaku Direktur Jendral Pembangunan Kawasan Pedesaan dan secara resmi membuka Pasar Tradional desa Waru Kecamatan Mranggen Kabupaten Demak. Di hadiri pula bapak Joko Sutanto selaku wakil bupati, Kepala Dinpermades M. Ridwan, Camat Mranggen Bapak Wiwin Edi Widodo serta Kepala Desa Waru Bpk Arifin untuk mendampingi bapak Erani melihat Pasar Tersebut.

Di dampingi dinas terkait, Bpk Erani menandatangani secara langsung prasasti yang bertempat di pintu masuk Pasar tersebut. Dalam sambutannya, bapak Erani menyampaikan beberapa hal di antaranya pentingnya pasar tradisional bagi perekonomian warga desa, karena dengan perekembangan jaman, pasar tradional mulai kalah bersain dengan pasar modern. “ Pasar Tradisioanl harus bersih, penataannya harus bagus, harganya juga harus bersaing dengan pasar modern, biar bisa terus bertahan di era modern” terang Bapak Dirjen dalam sambutannya. Dalam kesempatan tersebut banyak sekali penjual yang senang dengan kedatangan bapak dirjen karena bapak dirjen langsung belanja bulanan di pasar tradisional tersebut.

Dengan harapan pasar tradisional menjadi pilihan utama warga desa waru untuk berbelanja, Bpk Dirjen berpesan agar perawatan serta pemeliharaan pasar tradisional ini terus berkesinambungan dan di perhatikan oleh dinas terkait, untuk itu peran bapak kepala desa sebagai lapisan yang bersentuhan langsung dengan masyarakat harus peka dan jeli terhadap usulan dan harapan warganya.

Apitan desa Ngemplak

Bertempat di halaman kantor desa ngemplak, apitan atau kegiatan sedekah bumi ini di laksanakan sebagai bentuk pembinaan kemasyarakat dan melestarikan budaya local di masyarakat serta rasa syukur atas rahmat yang di berikan sang pencipta kepada desa. Sebuah tradisi tahunan di desa desa berupa “sedekah bumi” atau di kenal dengan apitan karena di laksanakan pada bulan apit ( Dzul Qo’dah). Sebagai contohnya kegiatan tersebut yang di hadiri oleh camat mranggen serta tokoh agama desa Ngemplak dan masyarakat sekitar.

Inti dari acara ini adalah persatuan warga desa untuk memakmurkan desanya. Dalam hal ini warga masyarakat harus hidup rukun dengan sesama, saling menolong satu sama lain serta menghormati orang yang lebih tua. Apalagi dalam suasana setelah pemilu, warga masyarakat yang dulunya berpetak petak, mendukung sana dan yang satunya lagi mendukung sini sekarang harus bersatu kembali dan menerima semua keputusan hasil pemilu dengan ikhlas dan lapang dada.