Rabu, 4 Maret 2026, Bapak Plt. Camat Mranggen membuka acara Sosialisasi penyusunan perdes dan perkades, serta sosialisasi perbup tentang Lembaga Kemasyarakatan Desa (LKD) yang dihadiri oleh Sekretaris Desa dan Perangkat Desa se Kecamatan Mranggen, acara tersebut dilaksanakan di Ruang Pertemuan Kecamatan Mranggen.
Acara Sosialisasi penyusunan perdes dan perkades, serta sosialisasi perbup tentang Lembaga Kemasyarakatan Desa (LKD) dihadiri narasumber Bapak AFIFUR RAHMAN. SH, MH dari Dinpermades P2KB Kabupaten Demak.
Dalam rangka memperingati Hari Pers, Kecamatan Mranggen Kabupaten Demak, menyampaikan apresiasi dan penghargaan setinggi-tingginya kepada seluruh insan pers yang bekerja dengan integritas dan tanggung jawab.
Keberadaan Pers bukan sekedar kebebasan berbicara, tetapi juga kebebasan untuk mancari kebenaran tanpa ditekan. Di dalam tinta yang dituangkan seorang jurnalis, ada nyawa demokrasi yang terus berdenyut.
Kec.Mranggen- Kecamatan Mranggen menyelenggarakan kegiatan Musyawarah Perencananaan Pembangunan (Musrenbang) tingkat kecamatan dalam rangka Penyusunan RKPD Tahun Anggaran 2027. Kegiatan ini dilaksanakan pada hari Senin, 9 Februari 2026 bertempat di Pendopo Kecamatan Mranggen.
Musrenbangcam tersebut dihadiri Wakil Ketua DPRD Kabupaten Demak H. Sri Fahrudin Bisri Slamet, S.E., Ketua Komisi C DPRD Demak dari Fraksi PKB Ulin Nuha, S.Pd.I., perwakilan Baperida Demak Windi, unsur Forkopimcam Mranggen, para kepala desa se-Kecamatan Mranggen, kepala Puskesmas Mranggen 1, 2, dan 3, Ketua MUI Kecamatan Mranggen Kambali, serta perwakilan organisasi kemasyarakatan dan pelaku UMKM setempat.
Sambutan Camat Mranggen Ali Mahbub, SH, MH menekankan penguatan sektor unggulan daerah sebagai pijakan pembangunan. dan menyebutkan arah kebijakan pembangunan Demak mengacu pada program prioritas daerah, seperti “Demak Cerdas, Religius, Produktif, Smart Government, Mantap, serta Tangguh dan Lestari”, sejumlah tantangan utama yang masih dihadapi Kabupaten Demak, antara lain tingginya tingkat kemiskinan, lambatnya pertumbuhan ekonomi, ketimpangan infrastruktur, serta belum optimalnya pelayanan publik di tingkat desa dan kecamatan. Selain itu, Demak sebagai daerah penyangga pangan Jawa Tengah dinilai perlu mendorong inisiatif ekonomi hijau, memperkuat ketahanan terhadap rob dan bencana, serta meningkatkan daya saing sumber daya manusia.Dalam Musrenbangcam ini, setiap desa diberi ruang untuk mengajukan satu usulan prioritas agar perencanaan lebih fokus dan realistis.
Pemaparan Narasumber 1 : Perwakilan Baperida Demak, Windi, menyampaikan bahwa proses Musrenbangcam tahun ini harus menyesuaikan dengan kebijakan efisiensi anggaran dari pemerintah pusat. Meski demikian, pengembangan potensi pariwisata daerah tetap menjadi salah satu peluang yang perlu dioptimalkan.
Pemaparan Narasumber 2 : Wakil Ketua DPRD Demak Sri Fahrudin Bisri Slamet, menekankan bahwa Musrenbangcam harus dijalankan dengan asas partisipatif. Menurut dia, penguatan sektor unggulan menjadi tulang punggung pertumbuhan ekonomi, dengan sektor kesehatan sebagai kebutuhan dasar yang tidak boleh
diabaikan. Ia juga mendorong sinkronisasi perencanaan antara pemerintah kabupaten dan pemerintah desa. Pembangunan infrastruktur harus berdampak langsung pada peningkatan ekonomi masyarakat. Kepala desa yang ingin mengusulkan program melalui jalur reses atau pokok-pokok pikiran dewan perlu menyiapkan proposal sejak dini.
Pemaparan Narasumber 3 : Ketua Komisi C DPRD Demak Ulin Nuha menambahkan, hasil Musrenbangcam harus dikawal secara konsisten hingga menjadi kesepakatan akhir dalam dokumen perencanaan daerah.