Peresmian Pasar Waru

Selasa,23 Januari 2018, di hadiri langsung oleh Bapak Ahmad Erani Yustika selaku Direktur Jendral Pembangunan Kawasan Pedesaan dan secara resmi membuka Pasar Tradional desa Waru Kecamatan Mranggen Kabupaten Demak. Di hadiri pula bapak Joko Sutanto selaku wakil bupati, Kepala Dinpermades M. Ridwan, Camat Mranggen Bapak Wiwin Edi Widodo serta Kepala Desa Waru Bpk Arifin untuk mendampingi bapak Erani melihat Pasar Tersebut.

Di dampingi dinas terkait, Bpk Erani menandatangani secara langsung prasasti yang bertempat di pintu masuk Pasar tersebut. Dalam sambutannya, bapak Erani menyampaikan beberapa hal di antaranya pentingnya pasar tradisional bagi perekonomian warga desa, karena dengan perekembangan jaman, pasar tradional mulai kalah bersain dengan pasar modern. “ Pasar Tradisioanl harus bersih, penataannya harus bagus, harganya juga harus bersaing dengan pasar modern, biar bisa terus bertahan di era modern” terang Bapak Dirjen dalam sambutannya. Dalam kesempatan tersebut banyak sekali penjual yang senang dengan kedatangan bapak dirjen karena bapak dirjen langsung belanja bulanan di pasar tradisional tersebut.

Dengan harapan pasar tradisional menjadi pilihan utama warga desa waru untuk berbelanja, Bpk Dirjen berpesan agar perawatan serta pemeliharaan pasar tradisional ini terus berkesinambungan dan di perhatikan oleh dinas terkait, untuk itu peran bapak kepala desa sebagai lapisan yang bersentuhan langsung dengan masyarakat harus peka dan jeli terhadap usulan dan harapan warganya.

Apitan desa Ngemplak

Bertempat di halaman kantor desa ngemplak, apitan atau kegiatan sedekah bumi ini di laksanakan sebagai bentuk pembinaan kemasyarakat dan melestarikan budaya local di masyarakat serta rasa syukur atas rahmat yang di berikan sang pencipta kepada desa. Sebuah tradisi tahunan di desa desa berupa “sedekah bumi” atau di kenal dengan apitan karena di laksanakan pada bulan apit ( Dzul Qo’dah). Sebagai contohnya kegiatan tersebut yang di hadiri oleh camat mranggen serta tokoh agama desa Ngemplak dan masyarakat sekitar.

Inti dari acara ini adalah persatuan warga desa untuk memakmurkan desanya. Dalam hal ini warga masyarakat harus hidup rukun dengan sesama, saling menolong satu sama lain serta menghormati orang yang lebih tua. Apalagi dalam suasana setelah pemilu, warga masyarakat yang dulunya berpetak petak, mendukung sana dan yang satunya lagi mendukung sini sekarang harus bersatu kembali dan menerima semua keputusan hasil pemilu dengan ikhlas dan lapang dada.

Koverensi Desa

Senin, 22 juli 2019, bertempat di ruang pertemuan kantor kecamatan mranggen, 19 kepala desa hadir untuk mengikuti kegiatan konverensi desa tahun 2019. Acara yang di pimpin langsung oleh camat mranggen Bpk Wiwin Edi Widodo, S.Sos, MM ini di mulai tepat pukul 13.30. hal yang menjadi perhatian kali ini adalah pentingnya pencegahan dan penanggulangan kekeringan dan kebakaran yang beberapa waktu ini mulai marak terjadi di kecamatan mranggen.

Tak lupa camat mranggen mengingatkan kewajiban desa untuk segera melakukan Musdes RKPDes 2020 dan Perubahan APBDes 2019. Itu merupakan pekerjaan yang harus segera di selesaikan mengingat sekarang sudah menginjak akhir bulan juli, untuk itu di harapkan desa untuk menindaklajutinya. Dari pihak pendamping desa juga menyampaikan bawasanya desa agar mengikuti pelaksanaan Bursa Inovasi Desa (BID) yang sekiranya akan mempopulerkan inovasi atau keunggulan masing masing desa. Kemudian di akhir acara camat mranggen juga tak lupa mengingatkan kewajiban desa untuk ikut mensukseskan Lunas PBB 2019.