Komitmen camat mranggen untuk mranggen PBB 2019 lunas 100%

Selasa ,9 juli 2019,di pimpin langsung oleh camat mranggen bpk Wiwin Edi Widodo S.Sos,MM, kegiatan monitoring PBB ke desa di laksanakan. Ada beberapa desa yang di kunjungi oleh rombongan,di antaranya desa banyumeneng,kebonbatur,batursari serta bandungrejo. Di dampingi sekcam,kasi permas, kasi tapem serta kasi trantibun, camat mranggen meninjau secara langsung capaian desa sampai dengan awal semester 2 ini. Masih sangat di bawah target yang di setujui sebelumnya dalam rapat di pendopo kecamatan bawasanya per akhir semester 1 ini desa harus bisa lebih dari 50%. Untuk itu komitmen kepala desa serta seluruh unsur di desa harus terus di jaga agar target tersebut dapat terealisasi.

Dengan sistem pembayaran yang sekarang lebih di permudah,di harapkan target yang di berikan dapat teralisasi. “Sekarang membayar pajak bisa di mana saja,bisa di BPD,titip ke perangkat atau ke kantor pos,dan kedepan BRI juga siap” ungkap camat 53 tahun tersebut. Terdapat banyak unek2 yang di sampaikan dari pihak desa terkait hambatan hambatan yang di alami oleh pihak desa dalam memenuhi target. Di antaranya Banyak tanah kapling yang sudah dipecah, tetapi PBB masih atas nama pemilik yg lama, Banyak juga di temukan tanah kapling yang PBB nya sudah dipecah, tetapi tidak diketahui alamat pemiliknya,karena dalam SPPT tercantum sesuai obyek pajak, bukan pemilik pajak, Serta masih banyak warga masyarakat yang masih menganggap bahwa jatuh tempo membayar PBB di tanggal 30 bulan september untuk setiap tahunnya.

Untuk itu,dukungan dari warga masyarakat juga sangat memperngaruhi capaian desa dalam membayar PBB,sosialisasi yang berkelanjutan dari pihak terkait sangatlah di perlukan agar kesadaran warga untuk membayar pajak tanpa menunggu jatuh tempo. Pihak desa sudah memberikan fasilitas berupa monalisa atau mobil keliling untuk membayar pajak dengan tujuan warga tidak perlu jauh jauh keluar rumah untuk membayar pajak. Bahkan kepala desa batursari akan mendatangkan mobil monalisa setiap akhir pekan agar pembayaran pajak pbb di desa batursari bisa lancar,mengingat jumlah warga batursari lebih dari 50.000 KK dan bahkan lebih.

Ada beberapa berita mengatakan bawasanya dari pihak BPD jateng sering trobel ketika pihak desa ingin setor,sehingga sedikit menghambat pencapaian dalam membayar PBB,bahkan di desa bandungrejo mencapai 14jt lebih yang belum bisa di setor ke BPD karena terkendala masalah teknis,ini sangat di sayangkan karena ketika semangat desa untuk melunasi PBB justru terhalang masalah teknis,di harapakan untuk kedepannya bisa lebih baik. Di akhir monitoring, bpk camat berpesan agar semangat yang saat ini sudah terpupuk baik pemerintah desa maupun warga masyarakat agar terus di tingkatkan. “Saya yakin taget akhir agustus 80% bisa tercapai mengingat semangat taat pajak sudah ada,tinggal di tingkatkan,karena sesuai dengan semboyan MRANGGEN BISA saya yakin pbb kec.mranggen bisa lunas” ungkap camat mranggen di akhir sambutan

HUT BHAYANGKARA

Bertempat di Lapangan Kampus Terpadu Pucanggading Ds. Bantursari Kec. Mranggrn Kab. Demak Jumat,28 Juni 2019. Telah berlangsung kegiatan Bakti Sosial Polda Jateng dalam rangka menyambut HUT Bhayangkara Ke-73 di wilayah kecamatan Mranggen Kab. Demak. Hadir secara pribadi Kapolda Jateng Irjen Pol Dr. H Rykco Amelza Dahniel M.Si. serta Wakapolda Jateng Brigjen Pol Ahmad Luthfi. SH. S.St. untuk meninjau kegiatan kegiatan yang diselenggarakan diantaranya Bakti Sosial, Pemeriksaan dokter oleh 12 dokter dari Polres Kendal, Polres Demak, Lanal Semarang, Kesdam, Puskesmas Mranggen, Dokkes Polda, RS Bhayangkara, urkes Polres Demak, Pemeriksaan KB serta donor darah.

 

Turut hadir Kabid Dokkes Polda Jateng Kombes Pol. dr Tri Yuwono Putra, Bupati Demak Bpk. H.M Natsir S.Pd M.Pd, Dandim 0716/Demak Letkol INF Abi Kusnianto, Muspika Kec.Mranggen serta kepala desa se kec.mranggen untuk mengikuti acara tersebut. Dalam sambutannya bpk Bupati mengucapkan selamat datang pak Kapolda di Kabupaten Demak dan selamat hut bhayangkara ke 73 semoga polri tetap menjadi pelindung dan pelayan masyarakat, sinergitas TNI, Polri tetap di jaga agar kondusifitas khususnya di wilayah demak terjaga dengan baik.

 

Dalam sambutannya, bapak kapolda  Irjen Pol Dr. H Rykco Amelza Dahniel M.Si menyampaikan banyak banyak terima kasih atas antusias warga yang menyambutnya, beliau menyampaikan “ Silahkan bagi warga yg akan melaksanakan pengobatan dilaksanakan sampai selesai yang sakit silahkan berobat, yang nggak sakit bisa juga kontrol untuk cek kesehatannya, karena dokternya masih ada semua disini “. Untuk itu kegiatan ini semakin meningkatkan kualitas dari pada pelayanan kepolisian kepada masyarakat. Di akhir acara di lanjutkan Pembagian Sembako oleh Camat, Kapolsek dan Danramil Mranggen serta anggota Krimsus Polda Jateng dan Bhayangkari dengan membagikan sembako sebanyak 1200 paket kepada warga dan Selanjutnya rombongan Kapolda melaksanakan Sholat jumat berjamaah bersama warga di masjid Jami’ Nurul Ulum Pucanggading Mranggen Demak.

FKUU 2019

Rabu, 19-6-2019, tepat pukul 09.30 Wib di Pendopo Kecamatan Mranggen, telah dilaksankan kegiatan Halal Bihalal Ulama Umara’ Kecamatan Mranggen Th. 2019 dengan Tema Meningkatkan Peranan Ulama dan Umara dalam menjaga Ukhuwah Islamiyah di Kec. Mranggen. Kegiatan yang di hadiri oleh muspika kec.mranggen, ketua MUI kec.mranggen, kepala desa serta kurang lebih 50 tamu undangan tersebut di isi dengan berbagai kegiatan di antaranya pembacaan ayat suci al qu’an serta tahlil yang di pimping oleh bpk H sonhaji solaiman selaku ketua MUI Kec.mranggen

 

Dalam sambutannya, bpk camat menyinggung beberapa hal, diantaranya bagaimana kita selaku umat islam dan pelayan masyarakat menjaga kondisi yang kondusif pasca pemilu serentak kemarin. “ kita sekarang tidak ada lagi kubu 02 atau 01, kita sekarang harus menjadi kubu 03 atau yang bisa di artikan dalam sila ke 3 dalam pancasila “PERSATUAN INDONESIA” ‘ ungkap pria kelahiran 1966 tersebut. Tak lupa juga beliau menyampaikan terkait zonasi dalam pendaftaran sekolah, menurutnya hal tersebut jangan di jadikan hambatan untuk meraih mimpi bagi putra putri kita, karena sesungguhnya sekolah merupakan fasilitas, hal yang paling utama adalah bagaimana orang tua mendidik anak.

 

Turut hadir pula Prof. DR. KH. Abdul Hadi Ahmuza, MA yang diaulat sebagai penceramah dalam acara tersebut. Beliau menyampaikan beberapa penting di antaranya jangan menjadi orang munafik dan bersyukurlah setulus hati dengan apa yang sudah kita raih. “Untuk Syukur itu mudah di ucapkan namun sulit di laksankan contohnya pemilu sekarang ini sudah berhasil damai namun masih mengatakan kalau pemilu sekarang ini pemilu terjelek maka itu namanya belum bersyukur “ ungkap bpk 59 tahun tersebut.