
Jumat,16 agustus 2019,bertempat di gor SMA 2 Mranggen,Camat Mranggen Wiwin edi widodo S.sos, MM secara resmi mengukuhkan 73 anggota paskibra tingkat kecamatan mranggen tahun 2019 guna menjalankan tugas di upacara HUT RI ke 74. Tepat pukul 16.00 pengucapan sumpah di saksikan secara langsung oleh kepala sekolah SMA sederajat se kecamatan mranggen dan para pelatih. 73 anggota paskibra terdiri dari siswa siswi terpilih dari 9 SMA sederajat yang telah di latih olah tim pelatih dari polsek mranggen serta koramil mranggen selama kurang lebih 1 bulan. Mereka di gembleng fisik,mental serta pengetahuan tengtang cinta tanah air, itu di lakukan guna menumbuhkan rasa cinta tanah air bagi adik2 paskibra
Secara simbolis,camat mranggen menyematkan bet kepada komandan paskibra andi setiawan dari MA Al adzkar mranggen serta perwakilan kepala sekolah untuk ikut serta menyematkan bet tanda paskibra bagi perwakilan sekolah masing masing. Para anggota paskibra dalam acara tersebut juga di wajibkan untuk mencium bendera merah putih sebagai tanda bahwa meraka bangga menjadi warga negara indonesia. Dalam sambutannya,camat mranggen bpk wiwin edi widodo menyampaikan beberapa hal,di antaranya terkait kedisiplinan adik adik paskibra harus tetap di jaga meskipun sudah selesai bertugas. “Untuk adik adik sekalian,saya berpesan setelah adik adik bertugas,kebiasaan kebiasaan yang di ajarkan pak polisi dan pak tentara selama melatih tolong jangan hilangkan,agar kedisiplinan menjadi kebiasaan adik adik” ungkap camat 53 tahun tersebut. Camat mranggen juga sangat berterima kasih atas dukungan dari pihak terkait sehingga proses pemilihan sampai pengukuhan paskibra ini dapat berjalan dengan lancar
Di akhir acara, para anggota paskibra berfoto bersama jajaran muspika serta pihak tekait sebagai tanda bahwa adik adik paskibra telah sah menjadi anggota paskibra


setelah di resmikan sebagai kampung ternak oleh gubernur jateng,kampung KB oleh bupati demak,kampung lingkungan oleh Undip,diwacanakan akan di jadikan kampung buah kabupaten demak.hal tersebut tentunya karena letak geografis dan juga peran demak sebagai penyangga pangan nomer 3 di jawa tengah.kampung buah ini nantinya akan ditanami buah yang tentunya selain buah khas demak seperti jambu air,belimbing maupun jambu delima,dikarenakan letak geografis yang tinggi,maka nanti akan ditanami berbagai macam buah diantaranya durian,kelengkeng,alpukat dsb.diharapkan dengan dicanangkannya karangkumpul sebagai kampung buah,akan menambah penghasilan masyarakat sekitar dari hasil pertanian buah maupun dari datangnya wisatawan yang nantinya akan datang ke karangkumpul.program kampung buah ini di dukung pula oleh dinas pertanian kab.demak, dinas kehutanan provinsi jateng , LH provinsi serta LH kabupaten, basnasda kab demak, Undip semarang dan berbagai pihak untuk suksesnya program kampung buah di karangkumpul desa Banyumeneng kecamatan Mranggen kabupaten Demak