TASYAKURAN

Bertempat di Gor olah raga SMA 2 Mranggen, potong tumpeng atau tasyakuran dalam rangka HUT RI ke 74 tingkat kecamatan mranggen di laksanakan. Dalam sambutannya, ketua panitia HUT RI tingkat kecamatan Bpk Abdul Kholiq, AP, MM menyampaikan banyak banyak terima kasih atas kerjasama dari semua OPD terkait dalam mensukseskan gelaran atau kemeriahan HUT RI ke 74 ini. “Kami berterima kasih kepada semua jajaran yang ikut mensukseskan kegiatan ini, tanpa bapak ibu semua serangkaian acara ini tidak akan bisa berjalan, semoga menjadi catatan amal baik bapak ibu sekalian kelak di akhirat, amin”, ungkap bapak 3 anak ini.Dalam acara ini, turut hadir para kepala sekolah yang anak didiknya mewakili dalam paskibra tingkat kecamtan mranggen.

Terkusus anggota paskibra An. Andi Setiawan dari MA Al Adzkar mendapat kesempatan untuk mendapatkan potongan pertama tumpeng yang di potong oleh camat mranggen selaku inspektur upacara pengibaran bendera sebelumnya. Hal ini tidak lepas dari tanggung jawab yang besar dari seorang komandan paskibra yang telah di laksanakan dengan baik oleh Andi setiawan. Meskipun andi setiawan bukan berasal dari SMA sederajat yang favorit, tapi dia bisa meyakinkan para pelatih bahwa dia bisa di bebankan tanggung jawab sebagai komandan pasukan pengibar bendera. Dalam sambutannya, camat mranggen sangat terkesan dengan penampilan andi setiawan, mesipun tidak bertubuh tinggi, tetapi mempunyai suara yang lantang.” Bagus sekali penampilan anak ini, saya berharap dia dapat penghargaan dari sekolahannya, kembangkan terus bakat kamu” ucap camat 53 tahun tersebut.

Di akhir acara seluruh anggota paskibra serta tamu undangan menikmati hidangan yang telah di persipakan oleh panitia, salah satunya dalah gudeg khas jogja.

UPACARA PENGIBARAN

Sabtu,17 Agustus 2019 acara puncak peringatan HUT RI ke 74 adalah dilaksanakannya upacara bendera di lapangan kampus terpadu pucang gading desa batursari kecamatan mranggen. Dalam kesempatan kali ini inspektur upacara adalah Camat Mranggen bpk Wiwin Edi Widodo S.sos, MM serta komandan upacaran adalah Serka Mashudi dari Koramil Mranggen. Upacara tepat di mulai pukul 9 pagi dan di buka dengan penampilan Tari dari siswi siswi SMA 2 Mranggen.

Tepat pukul 10.00 detik detik proklamasi di tandai dengan sirene serta di nyalakannya 17 kembang api oleh petugas. Sebanyak 500 siswa siswi SD-SMA sederajat ikut dalam upacara kemerdekaan tersebut. tak hanya itu, para guru serta perangkat desa juga ikut ambil bagian dalam acara sakral tersebut. sambutan uapacara atau sesi amanat upacara merupakan petikan sambtan Bupati Demak yang di sampaikan langsung oleh camat mranggen, dalam kesempatan kali ini, Bupati Demak H.M Natsir menyampaikan rasa terima kasih atas prestasi prestasi yang telah di persembahkan kepada kabupaten demak, tak lupa bupati berpesan bahaya dan antisipasi penyakit stunting yang kini mengintai warga masyarakat kabupaten demak.

RENUNGAN SUCI

Di pimpin langsung oleh danramil mranggen bpk kapten Subowo, upacara penghormatan pahlawan dari mranggen bpk sukaimi yang bertempat di belakang masjid kauman mranggen dalam rangka peringatan HUT RI ke 74 tingkat kecamatan mranggen ini berjalan dengan hikmat. Di hadiri oleh forkompincam mranggen,ketua MUI mrnaggen,takmir masjid serta dinas terkait. Dalam upacara ini di sampaikan bahwa pahlawan sukaimi merupakan pahlawan dari mranggen yang gugur dalam medan perang melawan belanda sekitar tahun 1923,dan sampai saat ini makam tetap berada di belakang masjid kauman mranggen.

Dalam amanatnya,bpk danramil menyampaikan rasa terima kasih yang sebesar besarnya kepada alm.sukaimi yang telah bejuang gigih melawan penjajah. “Kami para penerusmu akan selalu mengenang jasamu sampai kapan pun,kami sangat berterima kasih atas kemerdekaan yang engkau perjuangkan bpk sukaimi”. Di kahir upacara dilaksanakan proses tabor bunga oleh para pejabat yang dalang malam itu.

Setelah selesai upacara acara berikutnya adalah tahlilan yang di pimpin oleh ketua MUI kec.mranggen Bpk KH.son haji sulaiman. Dalam sambutannya, beliau berpesan bahwa tradisi tirakatan dalam menyambut HUT RI harus terus di lestarikan,karena menurut beliau kemerdekaan indonesia tidak lepas dari doa doa para ulama terdahulu. ” indonesia merdeka itu juga karena doa dari kiyai, maka doa2 seperti ini harus terus,tidak boleh berhenti” sampaikan bpk 60thn tersebut. Camat mranggen juga menyampaikan pentingnya ulama dalam dunia pemerintahan apalagi sekarang paham agama yang menyesatkan banyak kita temui. Untuk itu bimbingan ulama sampai kapanpun akan terus di gunakan.