Kelas Bumil Desa Banyumeneng, bersama Puskesmas Mranggen 3

KecMranggen- Pada hari ini Kamis, 23 Januari 2020 Pukul 10.00 wib bertempat di Rumah Bidan Desa Banyumeneng, melaksanakan Kelas Bumil bagi ibu muda dan ibu yang baru hamil, acara ini di isi oleh bpk shahid dari Puskesmas Mranggen 3 Batursari, dalam sambutanya bapak shahid menyampaikan ” Penyebab yang tidak langsung kematian ibu adalah hal-hal yang memberatkan beban ibu hamil seperti, EMPAT TERLALU, yaitu terlalu muda, terlalu tua, terlalu sering melahirkan dan terlalu dekat jarak kehamilan”

Bapak shahid juga menekankan “Penyebab lainnya seperti hal-hal yang mempersulit proses penanganan kedaruratan kehamilan, persalinan dan nifas seperti TIGA TERLAMBAT (terlambat mengenali tanda bahaya dan mengambil keputusan, terlambat mencapai fasilitas kesehatan, dan terlambat dalam penanganan kegawatdaruratan). Faktor lain yang berpengaruh adalah ibu hamil yang menderita penyakit menular seperti malaria, HIV/AIDS, tuberkulosis, sifilis; penyakit tidak menular seperti hipertensi, diabetes mellitus, jantung, gangguan jiwa; maupun yang mengalami kekurangan gizi”.(Aj)

pembelajaran Pos Paud dengan tema “naik kereta api “

KecMranggen- Rabu, 22 Januari 2020 Pukul 16.00 wib bertempat di gedung pos paud Kasih Bunda Brumbung. Pembelajaran anak pos paud hari ini dengan tema Naik Kereta Api, pembelajaran ini diharapkan untuk mengedukasi anak-anak pos paud untuk mengetahui macam-macam kendaraan.


22 Januari 2020 : Kegiatan KIA (Kesehatan Ibu dan Anak) Desa Ngemplak

KecMranggen- Desa Ngemplak pada hari Rabu, tanggal 22 Januari 2020 pukul  10.00 wib bertempat di Rumah Bidan Desa Ngemplak. Kader Posyandu dan Bidan Desa Ngemplak bekerja sama dengan Puskesmas Mranggen 2 Waru untuk meningkatkan Kesehatan Ibu dan Anak.dalam acara pertemuan ini Bidan Desa dan Bidan dari Puskesmas 2 Waru memberikan penyuluhan mengenai Kesehatan Ibu dan Anak.

sedikit petikan materi yang di sampaikan bidan Desa salah satunya “Upaya kesehatan Ibu dan Anak merupakan upaya di bidang kesehatan yang menyangkut pelayanan dan pemeliharaan ibu hamil, ibu bersalin, ibu menyusui, bayi dan anak balita serta anak prasekolah. Pemberdayaan Masyarakat bidang KIA masyarakat dalam upaya mengatasi situasi gawat darurat dari aspek non klinik terkait kehamilan dan persalinan. Sistem kesiagaan merupakan sistem tolong-menolong, yang dibentuk dari, oleh dan untuk masyarakat, dalam hal penggunaan alat tranportasi atau komunikasi (telepon genggam, telepon rumah), pendanaan, pendonor darah, pencacatan pemantauan dan informasi KB. Dalam pengertian ini tercakup pula pendidikan kesehatan kepada masyarakat, pemuka masyarakat serta menambah keterampilan para dukun bayi serta pembinaan kesehatan di taman kanak-kanak” ujar bidan Desa.(Aj)