Pertemuan Dharmawanita Kec. Mranggen : Pisah Sambut Sekretaris DWP

KecMranggen- Guna meningkatkan tali silaturahim, Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kecamatan Mranggen Kabupaten Demak mengadakan pertemuan rutin di Ruang Pertemuan Puskesmas Mranggen 3 Desa Batursari, pada Jum’at(24/1). Acara tersebut dipadukan dengan Seminar Kesehatan mengenai Kanker Payudara dengan narasumber dari Puskesmas Mranggen 3 Desa Batursari.  Acara ini dihadiri oleh Ketua Dharma Wanita Persatuan Kecamatan Mranggen dan seluruh anggota Dharma Wanita Persatuan.
Dalam sambutannya,  Ketua Dharma Wanita Persatuan menyampaikan bahwa kegiatan ini adalah agenda rutin DWP, namun tidak hanya sekedar pertemuan rutin melainkan bisa mengambil ilmu dari acara seminar ini.

dan acara ini dilanjutkan dengan pisah sambut sekretaris DWP ibu susilowati DTH yang telah pindah tugas di Kecamatan Karangawen. dalam pisah sambut kali ini sangat menharukan karena sudah puluhan tahun ibu susilowati menjadi sekretaris dwp kecamatan mranggen.(Aj)


Menjaga Kebersihan Lingkungan dan Kantor OPD Kec.Mranggen

KecMranggen- Jum’at. 24 Januari 2020 pukul 07.30 wib bertempat di lingkungan dan kantor OPD Kecamatan mranggen. Bapak Camat Mranggen mengintruksikan kepada seluruh staf dan karyawan di lingkungan kecamatan mranggen untuk membersihkan lingkungan, tidak hanya membersihkan lingkungan saja, melainkan juga menjaga kebersihan lingkungan di setiap harinya, tanpa harus nunggu kegiatan Jum’at bersih.(Aj)


Kelas Bumil Desa Banyumeneng, bersama Puskesmas Mranggen 3

KecMranggen- Pada hari ini Kamis, 23 Januari 2020 Pukul 10.00 wib bertempat di Rumah Bidan Desa Banyumeneng, melaksanakan Kelas Bumil bagi ibu muda dan ibu yang baru hamil, acara ini di isi oleh bpk shahid dari Puskesmas Mranggen 3 Batursari, dalam sambutanya bapak shahid menyampaikan ” Penyebab yang tidak langsung kematian ibu adalah hal-hal yang memberatkan beban ibu hamil seperti, EMPAT TERLALU, yaitu terlalu muda, terlalu tua, terlalu sering melahirkan dan terlalu dekat jarak kehamilan”

Bapak shahid juga menekankan “Penyebab lainnya seperti hal-hal yang mempersulit proses penanganan kedaruratan kehamilan, persalinan dan nifas seperti TIGA TERLAMBAT (terlambat mengenali tanda bahaya dan mengambil keputusan, terlambat mencapai fasilitas kesehatan, dan terlambat dalam penanganan kegawatdaruratan). Faktor lain yang berpengaruh adalah ibu hamil yang menderita penyakit menular seperti malaria, HIV/AIDS, tuberkulosis, sifilis; penyakit tidak menular seperti hipertensi, diabetes mellitus, jantung, gangguan jiwa; maupun yang mengalami kekurangan gizi”.(Aj)