Rabu, 4 September 2019, bertempat di halaman kecamatan mranggen, pembagian bantuan sekitar 130 juta rupiah kepada warga serta anggota UPK kecamatan mranggen di langsungkan. Di hadiri langsung olehwakil bupati demak Bpk Joko sutanto ini di ikuti sekitar 150 tamu undangan dari berbagai kalangan seperti pedagang, para lansia, anak yatim piatu serta warga kurang mampu lainnya. Bantuan yang diberikan dalam kesempatan kali ini berupa sembako yang di berikan pada yang berhak serta pemberian gerobak dagang kepada para pedagang yang kesulitan dalam permodalan. Dalam sambutannya, camat mranggen bpk Wiwin Edi Widodo S.sos MM menyampaikan rasa terima kasih yang sebesar besarnya kepada UPK yang terus dan giat dalam memberi bantuan serta mendukung perkembangan ekonomi produktif di kecamatan mranggen.
Bpk joko sutanto sekalu wakil bupati demak dalam wawancaranya dengan TVRI menyampaikan bahwa UPK kecamatan mranggen merupakan jawaban dari masalah permodalan ketika seseorang memulai usaha. “ di UPK kan nggak ada bunga, jadi masyarakat tidak usah kawatir jika menjadi anggota UPK, karena disini banyak keuntungan yang akan di dapat oleh nasabah” pungkas wakil bupati tersebut. Kepala desa ngempak Bpk nisbakul munir selaku ketua panitia acara tersebut juga menyampaikan rasa terima kasih kepada beberapa pihak yang terus mendukung pemberian bantuan kepada saudara kita yang membutuhkan.

Sabtu, 31 desember 2019, dalam rangka membantu tugas para Kering untk melakukan penagihan PBB, Pemerintah Desa Brumbung mengajukan permohonan untuk didatangkan mobil Monalisa guna mendekatkan pelayanan PBB kepada WP dan tepat pukul 10.00 wib si monilisa tiba di balai desa brumbung untuk melayani warga. Dalam kisaran waktu dari pukul 10 pagi hingga pukul 15.00 sore diperoleh angka 37 juta rupiah. Kepala desa Brumbung Bpk Akhib Musadad menyampaikan rasa terima kasih yang sebesar besarnya kepada masyarakat yang sudah sadar akah pentingnya membayar pajak PBB. Dalam petikan wawancara kepala desa menyampaikan “intinya kesadaran wajib pajak sangat besar tinggal bagaimana pemerintah desa menyediakan pelayanan yang dekat, cepat dan prima”, ungkap kepala desa 46 tahun tersebut. kedepannya, pemerintah desa akan menyediakan atau mendatangkan monalisa setiap akhir pekan dib alai desa Brumbung agar warga masyarakat libih mudah dalam pembayaran PBB.
Jum’at, sekcam mranggen Bpk Abdul Choliq Ap, MM berkunjung ke balai desa Tegalarum guna melaksanakan monitoring pendapatan PBB serta PMI yang telah dilaksanakan oleh pemerintah desa. Jelang penutupan atau jatuh tempo pembayaran PBB 2019 yang jatuh pada tanggal 30 september 2019, pemerintah desa tegalarum masih berada di angka 64% dari pagu yang di tetapkan oleh pemerintah kabupaten demak. dengan waktu yang semakin pendek, sekcam mranggen berharap agar intensitas penarikan pajak kepada wajib pajak atau masyarakat bisa di tingkatkan, karena dari pendapatan PBB itulah dana desa atau proses pembangunan atau pembiayaan pembangunan desa itu berasal.