
KecMranggen- REFRESHING KADER POSYANDU, Kecamatan Mranggen Demak Targetkan Bebas Stunting dan BAB Sembarangan, acara tersebut dilaksanakan pada tanggal 21 Oktober 2019 bertempat di Pendopo Kecamatan Mranggen dengan di peserta Kepala Desa dan Kader Posyandu yang ada di wilayah Kecamatan Mranggen.
kepala desa se Kec. Mranggen siap menuntaskan stunting dan Open Defecation Free (ODF) di wilayahnya Desa masing-masing. “Manakala ada perbaikan gizi, pasti tidak ada stunting. Manakala anak-anak perkembangannya sehat, bugar, ceria, berarti ibu-ibu sudah melaksanakan tugas dan perannya dengan baik,” terangnya oleh bupati Demak. Bupati Demak Bapak Nasir menjelaskan, di Kabupaten Demak terdapat 1.500 lebih posyandu yang aktif melakukan berbagai kegiatan untuk pemberdayaan masyarakat di bidang kesehatan. “Saya harap para kader posyandu dapat memahami peran dan fungsinya sebagai ujung tombak pembangunan kesehatan masyarakat,” ungkap Bapak Bupati Demak Natsir dalam Sambutanya.
Camat Mranggen, Wiwin Edi Widodo, S.Sos, MM, mengatakan, terkait masalah stunting di semua desa di Kecamatan Mranggen telah memberikan makanan tambahan sebesar Rp 8.000 kepada setiap bayi . Tak lupa Ia selalu berpesan kepada kepala desa agar selalu memperhatikan ibu-ibu yang hamil, supaya anak yang dilahirkan nantinya sehat dan bebas stunting.“Diharapkan masyarakat Mranggen semakin sehat dan sejahtera,” kata Wiwin.

Ditandai dengan penandatanganan prasasti serta pemotongan tumpeng,Rabu (06/11) bertempat di Desa Kangkung,Camat Mranggen Wiwin Edi Widodo S.Sos.MM meresmikan bantuan betonisasi dari PT Kawasan Industri Wijayakusuma (KIW) bekerjasama dengan Biro Perekonomian Setda Provinsi Jawa Tengah dan Diskominfo Provinsi Jawa Tengah.Dalam pidato sambutannya Camat mranggen mengucapkan terimakasih atas kepercayaan yang diberikan oleh pihak2 terkait kepada Desa Kangkung.beliau juga menegaskan bahwa selain di desa kangkung,ada beberapa desa di wilayah kecamatan mranggen yang memang menerima bantuan dari provinsi baik dari OPD maupun BanGub.dalam pidatonya beliau berpesan agar masyarakat di desa2 yang menerima bantuan agar memaksimalkan peluang serta fasilitas yang sudah diberikan untuk memperbaiki angka IDT (Index Desa Tertinggal) sehingga dapat meningkatkan taraf hidup serta kesejahteraan masyarakat
Sabtu,21 september 2019,bertempat di balai desa kembangarum kecamatan mranggen,kegiatan world cleanup day 2019 tingkat kecamatan mranggen di laksanakan. Di pimpin langsung oleh camat Mranggen Bpk Wiwin Edi Widodo S.sos, MM, sekitar 150 orang dari unsur pemerintah desa, PKK, puskesmas, TNI serta polisi kecamatan mranggen di kerahkan untuk ikut berpartisipasi dalam acara yang di selenggarakan serentak di seluruh dunia ini. Dalam sambutannya, camat mranggen menyampaikan kenapa memilih desa kembangarum karena desa kembangarum terpilih menjadi desa bersih mewakili kabupaten demak untuk maju di tingkat provinsi. Untuk membantu persiapan desa tersebut maka camat mranggen memilih desa kembangarum dalam kegiatan ini. Dalam pagi itu,kegiatan pembersihan lingkungan di fokuskan di tiga titik,yaitu pasar ganepo mranggen,sungai di dukuh krajan, serta sekitar area dekat pabrik kompos di dukuh kembangan. Sebelum keberangkatan, sebagai kepala desa kembangarum Bpk subari S.Pd memimpin doa agar kegiatan dalam pagi itu berjalan dengan lancar serta di lindungi oleh ALLAH SWT. Tim di bagi tiga untuk bisa langsung membersihkan area yang telah di tentukan dengan perangkat desa kembangarum sebagai penanggungjawab di setiap pos pembersihan. Seletah kegiatan berlangsung kurang lebih 2 jam, sampah sampah yang telah di kumpulkan dan di masukkan di kantong plastik kemudian di kumpulkan di balai desa kembangarum untuk di pilah pilah mana sampah yang masih bisa di gunakan atau di buat kerajian dan sampah yang harus di hancurkan.