Penyemprotan Disinfektan di Ruang Kerja Kecamatan Mranggen

KecMranggen– Penyemprotan Disinfektan di Ruang Kerja Kecamatan Mranggen, penyemprotan ini dilakukan setiap2 hari sekali karena kecamatan mranggen banyak yang datang dan konsultasi ke kecamatan mranggen, untuk memutus penyebaran covid-19 di wilayah kecamatan mranggen.(Kamis, 3 Nopember 2020)

Selain dilakukan Penyemprotan Disinfektan  diruang kerja , setiap pintu Ruangan juga tertempel penggunaan Masker setiap mau melakukan pekerjaan,

Penyemprotan Disinfektan di Pendopo Kecamatan Mranggen

KecMranggen– Staf Kecamatan Mranggen lakukan Penyemprotan Disinfektan di Pendopo Kecamatan Mranggen, Penyemprotan ini dilakukan untuk mencegah penyebaran Covid-19 di wilayah Kecamatan Mranggen, setiap ada pertemuan di Pendopo Kecamatan Mranggen selalu diadakan Penyemprotan untuk mencegah penyebaran covid-19 di lingkungan kantor kecamatan mranggen.(Kamis, 3 Nopember 2020)


Polsek Mranggen Demak Datangi TKP Seorang Laki – laki MD Gantung Diri

KecMranggen– Repost From polsekmranggen

Polsek Mranggen Demak Datangi TKP Seorang Laki – laki MD Gantung Diri

Polres Demak News – Polsek Mranggen Demak mendatangi Tempat Kejadian Perkara (TKP) penemuan orang laki-laki Meninggal Dunia (MD) gantung diri di Kampung Ndoro Rt 01/010 Desa Batursari Kecamatan Mranggen Kabupaten Demak.

Korban a.n Puji Mukholik Bin Sarimin 37 Tahun di temukan meninggal dunia di rumah
kosong di tiang Kuda-kuda penyangga atap rumah ruang dapur milik Bapak Sholeh warga Desa Batursari.


Menurut keterangan di lokasi kejadian, korban di ketemukan meninggal pertama kali oleh Iskak pada pukul 17.00 wib saat akan di ajak kontrol berobat ke dokter Pratek Spesialis penyakit dalam dr. Topik di Klipang Semarang, korban sudah tergantung dengan tali nilon yang di ikatkan di tiang kuda- kuda penyangga atap rumah kosong milik sholeh.

“Waktu itu saya panik, saya panggil warga dan melapor ke Polsek Mranggen,” ujarnya.

Dari kejadian itu, saat di konfirmasi Rabu (02/12) Kapolsek Mranggen Iptu M. Sigit Hadi Kiswanto, SE yang datang bersama Kanit Reskrim dan anggota ke TKP menuturkan Korban sebelumnya punya penyakit infeksi paru-paru dan sudah berobat dan rawat inap selama tiga hari di RSUD Sultan Fatah Karangawen setelah itu di perbolehkan pulang kerumah tetapi korban meminta isolasi mandiri di rumah kosong milik saudaranya dengan hasil Swab negatif Covid 19.

“Dugaan awal penyebab korban mengakhiri hidupnya karena frustasi dengan penyakitnya,” katanya.

Sementara itu, dari keterangan Medis dr Luluk Ul Maknun selaku dokter puskesmas Mranggen III Menerangkan tidak ada tanda tanda kekerasan dan korban meninggal dunia murni gantung diri karena pada leher korban masih ada bekas lilitan tali dan di kemaluan korban mengeluarkan sperma dan pada anus mengeluarkan kotoran. Keluarga korban menerima kejadian itu yang meminta segera bisa di kebumikan di TPU Desa setempat.

“Orang tua korban menerima dengan membuat surat pernyataan untuk tidak dilakukan otopsi dan segera di kebumikan,” pungkasnya.

#Humas_Polsekmranggen