FKUU 2019

Rabu, 19-6-2019, tepat pukul 09.30 Wib di Pendopo Kecamatan Mranggen, telah dilaksankan kegiatan Halal Bihalal Ulama Umara’ Kecamatan Mranggen Th. 2019 dengan Tema Meningkatkan Peranan Ulama dan Umara dalam menjaga Ukhuwah Islamiyah di Kec. Mranggen. Kegiatan yang di hadiri oleh muspika kec.mranggen, ketua MUI kec.mranggen, kepala desa serta kurang lebih 50 tamu undangan tersebut di isi dengan berbagai kegiatan di antaranya pembacaan ayat suci al qu’an serta tahlil yang di pimping oleh bpk H sonhaji solaiman selaku ketua MUI Kec.mranggen

 

Dalam sambutannya, bpk camat menyinggung beberapa hal, diantaranya bagaimana kita selaku umat islam dan pelayan masyarakat menjaga kondisi yang kondusif pasca pemilu serentak kemarin. “ kita sekarang tidak ada lagi kubu 02 atau 01, kita sekarang harus menjadi kubu 03 atau yang bisa di artikan dalam sila ke 3 dalam pancasila “PERSATUAN INDONESIA” ‘ ungkap pria kelahiran 1966 tersebut. Tak lupa juga beliau menyampaikan terkait zonasi dalam pendaftaran sekolah, menurutnya hal tersebut jangan di jadikan hambatan untuk meraih mimpi bagi putra putri kita, karena sesungguhnya sekolah merupakan fasilitas, hal yang paling utama adalah bagaimana orang tua mendidik anak.

 

Turut hadir pula Prof. DR. KH. Abdul Hadi Ahmuza, MA yang diaulat sebagai penceramah dalam acara tersebut. Beliau menyampaikan beberapa penting di antaranya jangan menjadi orang munafik dan bersyukurlah setulus hati dengan apa yang sudah kita raih. “Untuk Syukur itu mudah di ucapkan namun sulit di laksankan contohnya pemilu sekarang ini sudah berhasil damai namun masih mengatakan kalau pemilu sekarang ini pemilu terjelek maka itu namanya belum bersyukur “ ungkap bpk 59 tahun tersebut.

Pasar Murah 2019 Kecamatan Mranggen Layak Anak dan Penyandang Disabilitas

Sebagai lembaga pelayanan publik yang melayani berbagai kalangan masyarakat (termasuk anak-anak dan penyandang disabilitas),kantor kecamatan hendaknya menjadi tempat yang nyaman bagi masyarakat ketika mengurus berbagai macam administrasi.disela menunggu proses administrasi yang kadang memang membutuhkan waktu yang agak lama,terkadang ada beberapa yang mengeluh bosan dengan lamanya mereka menunggu.hal ini semakin diperjelas ketika ada masyarakat yang membawa anak – anak .tak jarang proses menunggu tersebut membuat anak – anak tidak sabar,rewel dan sebagainya.hal tersebut yang kemudian dengan sigap disikapi oleh kantor kecamatan mranggen.belum lama ini,kecamatan mranggen membangun fasilitas ruang terbuka layak anak dan penyandang disabilitas yang berlokasi di halaman belakang kantor kecamatan mranggen.dibangun di atas areal seluas kurang lebih 30m persegi,fasilitas ruang terbuka layak anak ini berisi diantaranya wahana edukasi permainan anak, kebun bunga, taman baca ramah disabilitas serta kolam ikan produktif.

Pada tanggal 26 mei 2019, fasilitas ruang terbuka layak anak dan penyandang disabilitas kantor kecamatan mranggen telah diresmikan  oleh wakil bupati demak bapak Drs.Joko Sutanto.dalam sambutannya,wakil bupati demak mendukung penuh terlaksananya program ini,di kesempatan yang sama,beliau berpesan agar fasilitas ini dijaga dan di fungsikan sebagaimana mestinya.kelak,tidak menutup kemungkinan fasilitas ini akan dijadikan proyek percontohan untuk seluruh OPD  di lingkup kabupaten demak

Kerja Keras Demi PBB Mranggen Lunas 100%

Bertempat di pendopo kecamatan mranggen pada hari kamis, 16 mei 2019 dan dipimpin langsung oleh Bp.Wiwin Edi Widodo S.Sos MM selaku camat Mranggen, kecamatan mranggen  menggelar rapat INTENSIFIKASI PAJAK PBB 2019. Rapat ini sebagai tindak lanjut evaluasi pajak PBB 2018 kecamatan mranggen dimana prosentase pembayaran pajak PBB pada tahun tersebut sebesar 75% dari target. Hadir sebagai pembicara diantaranya kepala BPKPAD Kab Demak Bp. Suhasbukit serta bagian hukum setda demak yang pada kesempatan tersebut diwakili oleh kasubag bantuan hukum dan HAM Bp. Okki ardianto.hadir pula pada kesempatan tersebut kabid kelembagaan DINPERMASDES kab demak Bp. Abdul kholik

Rapat yang diikut oleh Kepala Desa, babinkamtibmas serta babinsa se Kecamatan Mranggen ini membahas kaitannya bagaimana program pemerintah desa dalam memaksimalkan perolehan PBB-P2. Banyak permasalahan yang muncul dalam acara koodinasi tersebut, diantaranya bagaimana menagih PBB di kapling kapling yang kosong, bagaimana menulusurinya, bagaimana paying hukum jika menggunakan dana desa untuk membayar PBB, kemudian peran babinsa dan babinkabtibmas dalam menyukseskan PBB di desa.

Dalam sambutannya, Bpk Suhasbukit sekalu Kepala BPKPAD berpesan agar desa bisa berkonsolidasi dengan dinas terkait dalam penyelesaian atau suksesnya PBB-P2. “Desa seharusnya berkomunikasi dengan saya, temen2 saya di pemerintah kabupaten siap untuk membantu desa dalam mensukseskan PBB-P2 tahun ini” ungkap pria kelahiran Karanganyar, Solo. “pak Babin dan Babinsa juga harus mensosialisasikan