World Cleanup Day Kecamatan Mranggen 2019

Sabtu,21 september 2019,bertempat di balai desa kembangarum kecamatan mranggen,kegiatan world cleanup day 2019 tingkat kecamatan mranggen di laksanakan. Di pimpin langsung oleh camat Mranggen Bpk Wiwin Edi Widodo S.sos, MM, sekitar 150 orang dari unsur pemerintah desa, PKK, puskesmas, TNI serta polisi kecamatan mranggen di kerahkan untuk ikut berpartisipasi dalam acara yang di selenggarakan serentak di seluruh dunia ini. Dalam sambutannya, camat mranggen menyampaikan kenapa memilih desa kembangarum karena desa kembangarum terpilih menjadi desa bersih mewakili kabupaten demak untuk maju di tingkat provinsi. Untuk membantu persiapan desa tersebut maka camat mranggen memilih desa kembangarum dalam kegiatan ini. Dalam pagi itu,kegiatan pembersihan lingkungan di fokuskan di tiga titik,yaitu pasar ganepo mranggen,sungai di dukuh krajan, serta sekitar area dekat pabrik kompos di dukuh kembangan. Sebelum keberangkatan, sebagai kepala desa kembangarum Bpk subari S.Pd memimpin doa agar kegiatan dalam pagi itu berjalan dengan lancar serta di lindungi oleh ALLAH SWT. Tim di bagi tiga untuk bisa langsung membersihkan area yang telah di tentukan dengan perangkat desa kembangarum sebagai penanggungjawab di setiap pos pembersihan. Seletah kegiatan berlangsung kurang lebih 2 jam, sampah sampah yang telah di kumpulkan dan di masukkan di kantong plastik kemudian di kumpulkan di balai desa kembangarum untuk di pilah pilah mana sampah yang masih bisa di gunakan atau di buat kerajian dan sampah yang harus di hancurkan.

KONFRENSI DESA

Kamis, 19 September 2019, di pimpin langsung oleh Camat Mranggen Bpk Wiwin Edi Widodo, S.Sos, MM, konvrensi desa dengan tema Penanganan dan Pencegahan Stunting serta peningkatan status ODF Bagi Desa ini tepat di mulai pukul 10.00 wib. Di hadiri pula oleh Kapolsek Mranggen yg diwakili oleh Bhabinkamtibmas Mranggen BRIPKA M. GHOFUR, SH. , Danramil 12 yg diwakili Pj. Babinsa Mranggen SERKA MASHUDI, Dokter Poskesmas 1,2 dan 3, Kades se-Kecamatan Mranggen, KUA, DIKBUD, Dinas Pertanian. Dalam sambutannya, camat mranggen menyampaikan beberapa hal, di antaranya Penanganan kasus stunting harus tepat sesuai denga data yang ada, melalui pemberian PMT maupun penyuluhan/parenting, Kegiatan alternatif penanganan dan  pencegahan stunting  dengan Pelayanan KIA, Konseling Gizi Terpadu, Sanitasi dan air bersih serta Perlindungan Sosial PAUD. Kemudian Puskesmas agar memfasilitasi adanya kartu stunting, agar memudahkan pemantauan kasus stunting. Dan yang paling penting adalah agar para kepala desa berkomitmen menyepakati kegiatan penanangan dan pencegahan stuntung melalui Dana Desa di tahun anggaran 2020.

Musdes APBDes 2020 desa Tegalarum

Guna menyusun APBDes 2020 Jum’at, 6 Desember 2019 pemerintah desa Tegalarum melaksanakan Musdes yang berlangsung terbuka untuk umum di ruang pertemuan balai desa tegalarum. Di hadiri oleh forkompincam kecamatan mranggen yang di wakili oleh sekcam mranggen Bapak abdul kholiq AP, MM, Babinsa serta babinkantibmas kecmatan mranggen. Acara yang di pimpin langsung oleh kepala desa tegalarum bapak Ali Khadirin ini membahas rencana desa tegalam di tahun 2020 ini akan memprioritaskan beberapa aspek atau kegiatan, salah satunya dalah penanganan stunting yang merupakan program pemerintah kabupaten demak yang saat ini gencar di galakkan. Kemudian masalah fasilitas olah raga di desa tegalarum yang akan di tingkatkan pada tahun anggaran 2020.

Dalam rapat tersebut, beberapa usulan seperti peningkatan fasilitas umum seperti jalan raya juga harus di perhatikan, dan usulan yang paling penting adalah desa harus memperhatikan dan memprioritaskan program penanggulangan dan pengelolaan sampah. Di tahun depan desa tegalarum harus menjadi desa yang mandiri dalam pengelolaan sampah, begitu pesan dari kepala desa tegalarum.