Pasien Covid-19 Anak 6 Tahun di Solo Sembuh

Data yang disampaikan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Surakarta Senin (11/5/2020) sore menyebutkan, lima pasien diizinkan meninggalkan rumah sakit tempat mereka dirawat. Salah satunya anak berusia 6 tahun.

Total pasien positif Covid-19 dari Kota Solo yang dinyatakan sembuh berjumlah 17 orang. Dari total penderita korona di Kota Bengawan adalah 27 pasien. Separuh lebih pasien positif Covid-19 di Kota Solo dinyatakan sembuh setelah menjalani perawatan medis di sejumlah rumah sakit.

Ketua pelaksana Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Surakarta Ir Ahyani menyampaikan, masyarakat agar tidak lengah dan tetap mewaspadai penularan virus korona.

“Hari ini (kemarin) tidak ada penambahan pasien positif. Secara kumulatif, hingga Senin pasien positif tetap 27 orang. Sebanyak 17 pasien dinyatakan sembuh. Sedangkan enam pasien masih dirawat inap, serta empat pasien meninggal dunia,” bebernya saat jumpa pers di Balaikota Senin Sore.

Berdasarkan data, kelima pasien yang diperbolehkan pulang dari rumah sakit kemarin adalah pasien ke-18. Pria berusia 34 tahun asal Joyontakan.  itu dinyatakan positif pada Senin (27/4). Selanjutnya pasien ke-13 yang berusia 6 tahun asal Nusukan, dan dinyatakan positif pada Kamis (23/4).

Selanjutnya adalah pasien ke-21 dan 22 asal Jebres dan Banyuanyar. Kedua pria berusia 54 tahun dan 32 tahun tersebut dinyatakan positif terpapar korona pada Rabu (29/4). Terakhir adalah pasien ke-11 asal Mojosongo yang masuk klaster Ijtima Ulama Goa, dan dinyatakan positif pada Minggu (19/4).

Adapun jumlah Pasien Dalam Pengawasan (PDP) di Solo hingga Senin tercatat 147 orang. Di mana 104 pasien dinyatakan sembuh, 18 pasien masih dirawat inap, serta 25 pasien meninggal dunia.

Sedangkan Orang Dalam Pemantauan (OPD) tercatat sebanyak 525 orang. Rinciannya empat pasien menjalani rawat inap, 36 orang menjalani rawat jalan, 40 orang masih dalam pemantauan, dan sisanya sudah selesai pemantauan.

Ahyani mengatakan Pemkot Surakarta terus berupaya memutuskan rantai penyebaran Covid-19. Pemkot juga terus mengantisipasi kedatangan pemudik mulai pekan ini sampai beberapa pekan mendatang.

“Terutama pemudik dari luar negeri. Mereka akan tetap dikarantina di Grha Wisata Niaga dan Ndalem Joyokusuman. Kendati kondisinya cenderung membaik, kami tetap meminta masyarakat untuk tidak lengah dan terus melakukan protokoler Covid-19,” tandasnya.

KecMranggen Repost From: rri.co.id

Rapat Intern Bersama Kasi

KecMranggen- Selasa, 6 Mei 2020 bertempat di Ruang Camat Mranggen, bapak Camat Mranggen WIWIN EDI WIDODO, S.SOS, MM memimpin Rapat Intern Kantor Kecamatan Mranggen bersama Kasi Kecamatan Mranggen. Rapat ini diharapkan dapat mengevaluasi Kinerja dan kerjaan apa saja yang belum terlaksana di tengah Pandemi Covid 19.

Rakor Bersama Sekretaris Desa

KecMranggen- Senin, 11 Mei 2020 bertempat di Ruang pertemuan Kecamatan Mranggen, Bapak Camat Mranggen WIWIN EDI WIDODO, S.SOS, MM memimpin Rapat Koordinasi bersama sekretaris Desa se Kecamatan Mranggen, acara Rapat ini didampingki Sekretaris Kecamatan Mranggen dan para Kasi Kecamatan Mranggen.

Dalam sambutannya Bapak Camat Mranggen menyampaikan ” Rapat Hari ini dimaksudkan untuk menindaklanjuti hal-hal apa saja yang sudah dilakukan oleh Desa dalam menangani pandemi Covid 19, dan sejauh mana pendataan yang sudah dilakukan Desa “